July 9, 2017

Menghilangkan Plugin .NET Framework Assistant Pada Firefox

Untuk sebagian besar pengguna internet mungkin plugin yang ada pada Mozilla Firefox tidak terlalu menjadi perhatian, tetapi ada beberapa diantaranya, salah satunya termasuk penulis ;-) yang ingin menghilangkan beberapa plugin Firefox yang dianggap tidak perlu atau bahkan sampai dianggap dapat mengganggu kenyamanan bahkan keamanan dalam ber-internet.

Sebelum mulai sebaiknya sobat yang ingin menghilangkan plugin .NET Framework Assistant dan beberapa plugin yang lain pada Mozilla Firefox yang dianggap tidak diperlukan, membaca dulu link berikut, supaya lebih jelas dalam melakukannya:
pada link diatas dijelaskan bagaimana mencari plugin Firefox yang ingin dihilangkan, kebetulan pada plugin .NET Framework Assistant tidak ditemukan tombol untuk melakukan remove, maka untuk menghilangkan plugin tersebut dilakukan dengan car membuangnya dari windows registry, langkahnya:

Klik Start, Run dan ketik regedit (jalankan dengan administrator permission),
kemudian temukan registry berikut:

 Untuk x86 atau 32 bit Komputer:
 HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Mozilla\Firefox\Extensions

 Untuk x64 atau 64 bit Komputer:
 HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Wow6432Node\Mozilla\Firefox\Extensions

 Delete {20a82645-c095-46ed-80e3-08825760534b} subkey.

Perhatikan gambar dibawah untuk lebih jelasnya:


Kemudian tiga (3) gambar berikut merupakan cara menghilangkan plugin OGPlanet Game Plugin, Java Development Kit Plugin dan VLC Plugin, perhatikan gambar berikut:





Jika sobat telah paham dan ingin menghapusnya melalui menu pada Mozila Firefox (about:plugins) untuk mencari letak file dll dalam Windows, biasanya ketiga file yang harus dihapus terdapat dalam path windows sebagai berikut:
  • Path: C:\Program Files\VideoLAN\VLC\npvlc.dll
  • Path: C:\WINDOWS\system32\npdeployJava1.dll
  • Path: C:\WINDOWS\system32\npOGPPlugin.dll
Terima kasih dan Selamat mencoba.

Tuning Mysql Untuk Meningkatkan Kinerja Database

Tuning Mysql
Tuning Mysql untuk meningkatkan kinerja database adalah usaha yang dilakukan untuk memperbaiki performance Mysql sebagai database yang digunakan dalam server sobat. Jika dalam server tersebut hanya terdapat sebuah web server yang menjalankan satu website, mungkin peningkatan performance kinerja Mysql tidak begitu diperlukan, mengingat jumlah database maupun tabel yang ada biasanya masih bisa di atasi oleh konfigurasi bawaan distro.

Berikut merupakan contoh konfigurasi yang telah di tingkatkan dalam file /etc/my.cnf (tuning my.cnf) pada sistem operasi Fedora / CentOS Linux:

[mysql]

# CLIENT #
port                           = 3306
socket                         = /var/lib/mysql/mysql.sock

[mysqld]

# GENERAL #
user                           = mysql
default-storage-engine         = InnoDB   #
socket                         = /var/lib/mysql/mysql.sock
pid-file                       = /var/lib/mysql/mysql.pid

# MyISAM #
key-buffer-size                = 32M
myisam-recover                 = FORCE,BACKUP

# SAFETY #
max-allowed-packet             = 16M
max-connect-errors             = 1000000
sql-mode                       = STRICT_TRANS_TABLES,ERROR_FOR_DIVISION_BY_ZERO,NO_AUTO_CREATE_USER,NO_AUTO_VALUE_ON_ZERO,NO_ENGINE_SUBSTITUTION,NO_ZERO_DATE,NO_ZERO_IN_DATE,ONLY_FULL_GROUP_BY
innodb                         = FORCE

# DATA STORAGE #
datadir                        = /var/lib/mysql/

# BINARY LOGGING #
log-bin                        = /var/lib/mysql/mysql-bin
expire-logs-days               = 14
sync-binlog                    = 1

# CACHES AND LIMITS #
tmp-table-size                 = 32M
max-heap-table-size            = 32M
query-cache-type               = 0
query-cache-size               = 0
max-connections                = 200
thread-cache-size              = 50
open-files-limit               = 16384
table-definition-cache         = 1024  #bisa-dinaekkan-jadi-4096
table-open-cache               = 2048  #tergantung-fisik-memory

# INNODB #
innodb-flush-method            = O_DIRECT
innodb-log-files-in-group      = 2
innodb-log-file-size           = 64M
innodb-flush-log-at-trx-commit = 2
innodb-file-per-table          = 1
innodb-buffer-pool-size        = 512M #1/2-memory-fisik

# LOGGING #
log-error                      = /var/lib/mysql/mysql-error.log
log-queries-not-using-indexes  = 1
slow-query-log                 = 1
slow-query-log-file            = /var/lib/mysql/mysql-slow.log

Ganti file /etc/my.cnf dalam Fedora atau CentOS, dengan konfigurasi diatas, kebetulan RAM yang ada pada server sebesar 2GB dan menjalankan lebih dari 5 buah website, keterangan yang ada dalam konfigurasi bisa sobat sesuaikan dengan kemampuan server yang dimiliki.

Jika sobat menggunakan Ubuntu Linux, konfigurasi bawaan yang ada sudah cukup bagus, tetapi tuning Mysql pada Ubuntu Linux juga bisa dilakukan dengan cara yang sama seperti diatas, yaitu dengan melakukan peningkatan jumlah yang ada dalam konfigurasi untuk setiap baris konfigurasi.

Dibawah ini adalah beberapa tulisan di internet yang bisa sobat gunakan sebagai referensi perubahan konfigurasi untuk meningkatan kinerja Mysql (Tuning Mysql):
Sedangkan jika sobat telah menguasai tentang bagaimana cara melakukan Tuning Mysql, lakukan cek performance Mysql dengan menggunakan MysqlTuner, dan sesuaikan konfigurasi dengan hasil yang dikeluarkan dari hasil cek tersebut, cara penggunaan dan file yang digunakan dapat di lihat pada link berikut:
Semua link diatas akan membuka windows atau tab baru pada browser.
Selamat Mencoba dan Terima kasih.

May 13, 2017

Menghindari Serangan WannaCry RansomWare

wannacry ransomware

WannaCry atau dikenal juga sebagai WannaCrypt adalah jenis Ransomware baru yang telah menyerang sejak Jum'at, 12 Mei 2017 dan telah menginfeksi 114.000 komputer pada 99 negara (berita per 13-05-2017), serangan banyak terjadi pada komputer dengan sistem operasi yang sudah tidak di-support dan terhenti pengembangannya oleh Microsoft, seperti Windows XP, Windows 8, Windows Server 2003 dan lainnya.

Dalam melindungi para penggunanya yang masih menggunakan unsupported Sistem di atas, microsoft memberikan update-security untuk menghindari serangan dari WannaCry Ransomware ini, file untuk mem-proteksi serangan ransomware tersebut dapat di unduh melalui link berikut : UNSUPPORTED WINDOWS SECURITY PATCH.

Jika sobat atau teman dari anda masih menggunakan sistem windows seperti WindowsXP, Windows 8, Windows Server 2003 dan 2008, segera install security update di atas.

Untuk mengingat kembali, RANSOMWARE adalah sejenis malware yang menyerang komputer windows dengan cara meng-enkripsi semua data yang ada sehingga si-empunya tidak dapat membuka atau menggunakannnya kembali, dengan kata lain kehilangan semua data yang ada dalam komputer, apalagi jika data tersebut sangat penting.

Biasanya para pembuat ransomware menawarkan perbaikan data (dekripsi) dengan imbalan uang dalam bentuk bitcoin, pada kasusu WannCry mereka meminta sejumlah $300 dan akan bertambah dua kali lipat menjadi $600 dalam waktu 3 hari dan seterusnya.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan ransomware tsb:
  • Jaga Agar Sistem Windows yang dipakai selalu up-to-date, atau gunakan Windows 10, ingat juga untuk selalu update browser ke versi terbaru beserta plugins (misalanya flashplayer) dan addons yang digunakan.
  • Jika sudah terlanjur menggunakan unsupported windows, segera install  EMERGENCY PATH FOR UNSUPPORTED WINDOWS yang telah disediakan oleh pihak Microsoft sebagai proteksi serangan Ransomware, sedangkan untuk Windows Sistem yang masih di-support seperti Windows7 keatas, sobat bisa mengunduhnya dari link berikut: https://technet.microsoft.com/library/security/MS17-010, download file sesuai dengan windows yang sobat miliki, ambil security update only.
  • Aktifkan Firewall Windows dan Blok Port TCP 137,139, 445 dan UDP 137, 138.
  • Selalu Update Antivirus Software Sobat.
  • Non aktifkan SMB, ikuti petunjuk berikut: DISABLE SMBv1.
  • Hati-hati terhadap PHISING (tiruan website seperti asli), jangan sembarang membuka link ataupun dokumen yang mencurigakan, baik itu dari email ataupun social media sobat, selalu berhati-hati.
  • Backup Data Penting sobat secara berkala.
Demikianlah dan ingat untuk selalu waspada.
Referensi tulisan: http://thehackernews.com/2017/05/wannacry-ransomware-windows.html 

NOTE:
Sebetulnya ini bukan pertama kalinya serangan Ransomware kepada pengguna Windows, tahun 2014 lalu  ransomware bernama CTBLocker mulai menginfeksi dan disusul tahun-tahun berikutnya oleh CryptoLocker dan beberapa jenis ransomware lainnya, tujuannya sama meminta imbalan untuk men-dekripsi data korban yang telah di-enkripisi dalam bentuk bitcoin.

Bagaimana jenis Malware Ransomware ini menyerang ?
Referensi: https://blog.barkly.com/how-ransomware-infects-computers

Umumnya Malware ataupun jenis virus lainnya seperti Ransomware Wannacry ini akan menyerang dan menginfeksi komputer ketika seorang pengguna Windows melakukan klik pada link atau tautan yang berisi perintah untuk mengeksekusinya, misalnya ketika membuka link tautan dalam email yang mengarah ke situs pembuat malware, atau melakukan klik pada attachment berupa doc dan jenis dokumen lainnya yang ketika dibuka meminta pengguna untuk mengaktifkan fungsi makro pada Microsoft Office, ada juga yang di-sisispkan kedalam software yang akan di-download.

Cara lainnya adalah dengan membuat website yang akan mengekseksui perintah secara otomatis ketika pengguna mengunjungi website tersebut (Compromised Website), saat itu juga malware akan masuk kedalam komputer, biasanya cara ini memanfaatkan kelemahan (vulnerabilty) pada browser seperti vulnerable plugin flashplayer atau adobereader serta jenis plugin lainnya.

Baca juga : Cara Membersihkan Virus dan Malware

Terima Kasih.

March 28, 2017

Membuat Related Posts Pada Blogger

Belakangan ini related posts atau artikel yang berhubungan mengalami error dan tidak muncul di setiap artikel dalam blog ini, banyak tutorial membuat related posts pada blogger yang telah di ikuti tetapi semuanya tidak berhasil, sampai akhirnya mampir ke link berikut ini: http://helplogger.blogspot.co.id/2016/09/new-related-posts-widget-for-blogger.html , langkah-langkah yang dilakukan:

1. Masuk ke Blogger Dashboard, pilih Theme dan klik Edit Html
2. Cari (dengan menekan tombol crtf+f ) </head> dan kopikan kode berikut tepat diatasnya:

<style type="text/css">
.related-posts-container{margin:55px 0px;}.related-posts-container h4{font:20px 'Open Sans', sans-serif;margin-bottom:20px;}.related-posts-container ul,.related-posts-container ul li{list-style: none;margin: 0;padding: 0;}
.related-posts-container ul li a{text-transform:capitalize !important;font:bold 13px 'Open Sans', sans-serif;outline: 0;}.related-snippets{margin-top:5px;font:italic 12px 'Open Sans', sans-serif;}.related-posts-1 li{list-style:inside none disc !important;}.related-posts-1 li,.related-posts-2 li{border-top:1px solid rgba(0,0,0,0.04);padding:0.8em 0 !important;}
.related-posts-1 li:first-child,.related-posts-2 li:first-child{border-top:medium none;}li.related-post-item{margin:0 3% 3% 0 !important;width:22.7%;float:left;list-style:none;position:relative;}li.related-post-item:last-child{margin:0 0 2% !important;}.related-thumb-large{width:100%;height:auto;border:none;margin:0px auto 10px;padding:0 !important;}
.related-posts-8 li .related-title,.related-posts-9 li .related-title,.related-posts-9 li .related-snippets{padding-left:74px;}.related-posts-8 li:nth-child(even),.related-posts-9 li:nth-child(even){margin:0 0 4% !important;}
.related-posts-8 li,.related-posts-9 li{background-color:#ffffff;box-shadow:0 0 4px rgba(180, 180, 180, 0.55);width:42% !important;float:left;margin:0 4% 4% 0 !important;padding:3% !important;}.related-thumb{float:left;height:64px;margin-right:10px;object-fit:cover;width:64px;}.related-posts-6 li,.related-posts-6 a{line-height:0 !important;}.related-posts-6 .related-thumb-large{margin-bottom:0;}.related-posts-7 li.related-post-item{margin:0 !important;width:25% !important;}
.related-wrapper{position:absolute;left:0px;right:0;top:0px;bottom:0;margin:0 auto;z-index:4;background:rgba(77,77,77,0.2);}.related-wrapper-inner{position:relative;height:100%;z-index:99;width:100%;display:table;vertical-align:middle;text-align:center;-moz-box-sizing:border-box;-webkit-box-sizing:border-box;box-sizing:border-box;}.related-wrapper .related-title{vertical-align:middle;display:table-cell;color:#ffffff;font:bold 16px 'Open Sans', sans-serif;padding:0 20px;}.related-date{margin-top:5px;font:italic 11px 'Open Sans', sans-serif;color:#999999;}
</style>

3. Cari kode berikut:
<b:includable id='postQuickEdit' var='post'>

dan tepat diatasnya ada kode seperti berikut:
</b:includable>

kopikan kode dibawah tepat diatas: </b:includable> :

<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<div class='related-posts-container' id='related-posts-widget'/>
<div style='clear: both;'/>
<script type='text/javascript'>
var labelArray = [<b:if cond='data:post.labels'><b:loop values='data:post.labels' var='label'>"<data:label.name/>"<b:if cond='data:label.isLast != "true"'>,</b:if></b:loop></b:if>];
var relatedSettings = {
blogURL:"<data:blog.homepageUrl/>",
relatedHeading:"<h4><span>Related Posts</span></h4>",
relatedPosts:4,
relatedStyle:4,
thumbnailSize:"w300-h200-p-nu",
defaultThumb:"https://4.bp.blogspot.com/-BLiit18tHXA/V9gCeNNCXzI/AAAAAAAALt8/SF8SUhGI1m8QuoHklq24MKiIEwKHIqwBACLcB/w300-h200-c/no-thumb.png",
roundThumbs:false,
titleLength:"auto",
snippetLength:45,
centerText:false,
openNewTab:false
};</script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
var randomRelatedIndex,startRelated;!function(a,b,c){var d={callBack:function(){}};for(var e in relatedSettings)d[e]="undefined"==relatedSettings[e]?d[e]:relatedSettings[e];var f=function(a){var d=b.createElement("script");d.type="text/javascript",d.src=a,c.appendChild(d)},g=function(a,b){return Math.floor(Math.random()*(b-a+1))+a},h=function(a){var c,d,b=a.length;if(0===b)return!1;for(;--b;)c=Math.floor(Math.random()*(b+1)),d=a[b],a[b]=a[c],a[c]=d;return a},i="object"==typeof labelArray&&labelArray.length>0?"/-/"+h(labelArray)[0]:"",j=function(a){var b=a.feed.openSearch$totalResults.$t-d.relatedPosts,c=g(1,b>0?b:1);f(d.blogURL.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+i+"?alt=json-in-script&orderby=updated&start-index="+c+"&max-results="+d.relatedPosts+"&callback=startRelated")},k=function(a){var l,m,n,o,p,q,b=document.getElementById("related-posts-widget"),c=h(a.feed.entry),e=d.relatedStyle,f=d.relatedHeading+'<ul class="related-posts-'+e+'">',g=d.openNewTab?' target="_blank"':"",i=d.centerText?"text-align:center;":"",j=d.roundThumbs?"-webkit-border-radius:50%;-moz-border-radius:50%;border-radius:50%;":"",k='<span style="display:block;clear:both;"></span>';if(b){for(var r=0;r<d.relatedPosts&&r!=c.length;r++){n=c[r].title.$t,o="auto"!==d.titleLength&&d.titleLength<n.length?n.substring(0,d.titleLength)+"…":n,p="media$thumbnail"in c[r]&&d.thumbnailSize!==!1?c[r].media$thumbnail.url.replace(/\/s[0-9]+(\-c)?/,"/"+d.thumbnailSize):d.defaultThumb,l=h(c[r].published.$t);for(var s=[1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12],t=["January","February","March","April","May","June","July","August","September","October","November","December"],u=l.split("-")[2].substring(0,2),v=l.split("-")[1],w=l.split("-")[0],x=0;x<s.length;x++)if(parseInt(v)==s[x]){v=t[x];break}postdate=v+" "+u+" "+w,q="summary"in c[r]&&d.snippetLength>0?c[r].summary.$t.replace(/<br ?\/?>/g," ").replace(/<.*?>/g,"").replace(/[<>]/g,"").substring(0,d.snippetLength)+"…":"";for(var y=0,z=c[r].link.length;y<z;y++)m="alternate"==c[r].link[y].rel?c[r].link[y].href:"#";1==e?f+='<li><a href="'+m+'" '+g+">"+o+"</a></li>":2==e?f+='<li><a href="'+m+'" '+g+'><div class="related-title">'+o+'</div></a><div class="related-snippets">'+q+"</div></li>":3==e?f+='<li class="related-post-item" style="'+i+'"><a href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb-large" src="'+p+'" style="'+j+'"><div class="related-title">'+o+'</div></a><div class="related-snippets">'+q+"</div></li>":4==e?f+='<li class="related-post-item" style="'+i+'"><a href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb-large" src="'+p+'" style="'+j+'"><div class="related-title">'+o+'</div></a><div class="related-date">'+postdate+"</div></li>":5==e?f+='<li class="related-post-item" style="'+i+'"><a href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb-large" src="'+p+'" style="'+j+'"><div class="related-title">'+o+"</div></a></li>":6==e?f+='<li class="related-post-item"><a href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb-large" src="'+p+'" style="'+j+'"><div class="related-wrapper" style="'+j+'"><div class="related-wrapper-inner"><div class="related-title">'+o+"</div></div></div></a></li>":7==e?f+='<li class="related-post-item"><a href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb-large" src="'+p+'" style="'+j+'"></a></li>':8==e?f+='<li class="related-post-item"><a class="related-post-item-wrapper" href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb" src="'+p+'" style="'+j+'"><div class="related-title">'+o+'</div></a><div class="related-date">'+postdate+"</div></li>":9==e&&(f+='<li><a href="'+m+'" '+g+'><img alt="" class="related-thumb" src="'+p+'" style="'+j+'"><div class="related-title">'+o+'</div></a><div class="related-snippets">'+q+"</div></li>")}b.innerHTML=f+="</ul>"+k,d.callBack()}};randomRelatedIndex=j,startRelated=k,f(d.blogURL.replace(/\/$/,"")+"/feeds/posts/summary"+i+"?alt=json-in-script&orderby=updated&max-results=0&callback=randomRelatedIndex")}(window,document,document.getElementsByTagName("head")[0]);
//]]>
</script>
</b:if>

Untuk melakukan tampilan related post yang sesuai dengan keinginan, sobat dapat melakukan perubahan pada kode diatas, perhatikan kode (script) dibawah ini:

relatedHeading:"<h4><span>Related Posts</span></h4>",  // untuk merubah judul atau title
relatedPosts:4,  // banyaknya artikel yang dimunculkan
relatedStyle:4,   // style atau model related post yang diinginkan (*)
thumbnailSize:"w300-h200-p-nu",    // besarnya thumbnail yang di-inginkan
roundThumbs:false,  // apakah ingin membuat thumbnail round atau tidak
titleLength:"auto",    //  panjang karakter pada judul
snippetLength:45,    //  panjang snippet
centerText:false,      //  membuat text di tengah
openNewTab:false   // apakah akan dibuka ke tab baru atau tidak

Di Related Post Blogger ini, sobat juga dapat mencoba menggunakan relatedStyle sesuai dengan tampilan yang disukai, seperti contoh gambar di bawah ini, tampilan dengan relatedStyle: 1

Blogger Related Posts

Beberapa nomor relatedStyle yang ada:
  1. Simple related posts style, hanya menampilkan judul
  2. Menampilkan judul dan snippet
  3. Menampilkan thumbnail, judul dan snippet
  4. Akan tampil thumbnail, judul dan tanggal
  5. Thumbnail dan judul
  6. Judul didalam thumbnail
  7. Menampilkan hanya thumbnail
  8. Thumbnail kecil dengan judul dan tanggal di sebelah kanan
  9. Thumbnail kecil dengan judul dan excerpt di kanan
Demikianlah tulisan membuat related posts pada Blogger yang dapat disampaikan.
Terima kasih dan selamat mencoba.

Fix Admin Dashboard WordPress Multisite Error

Dalam kesempatan ini penulis akan berbagi pengalaman memperbaiki menu admin top bar dan sidebar wordpress yang hilang atau tidak bisa di akses setelah melakukan upgrade ke WP versi 4.7.2 ataupun 4.7.3,  kebetulan wordpress pada web server berjalan sebagai multisite, karena itu penulis memberi judul artike ini, Fix Admin Dashboard WordPress Multisite Error.

Error ini diketahui setelah dilakukan proses upgrade wordpress multisite dari versi 4.7.1 ke 4.7.2, proses upgrade memang tidak berjalan seperti biasanya, jadi ketika klik tombol upgrade pada admin dashboard proses upgrade berjalan sebentar, melakukan proses download dari situs aslinya, dan langsung redirect ke admin dashboard yang langsung kehilangan topbar dan sidebar, terlihat seperti gambar berikut:

Admin Dashboard WrdPress Error

Perhatikan pada gambar diatas, hanya terlihat dashboard dan profile pada menu sidebar, sementara menu seperti Plugins, Appereance, Themes, Setting dan lainnya hilang, begitu juga menu topbar.

Jika dilihat dari log error, disebutkan bahwa ada kegagalan dalam menampilkan menu pada sidebar, banyak juga artikel lain di internet yang menyebutkan bahwa menun admin dengan tampilan seperti diatas terjadi karena tidak cocoknya theme atau template yang digunakan, semua hal tersebut sudah dilakukan oleh penulis namun tidak satupun yang berhasil, begitu juga dengan membuat setting "Debug menjadi False" pada wp-config, untuk menampilkan pesan error di layar.

Setelah beberapa hari melakukan selancar (ya.. hehehe.., error wordpress admin dashboard resolve, setelah dua hari penulis mencari solusinya dari internet) dan mampir pada tulisan pada link berikut: 

https://neutrondev.com/fix-wordpress-admin-panel-inaccessible-wp-upgrade/ 

Setelah membaca artikel diatas, penulis melakukan langkah dibawah untuk memperbaiki error yang terjadi:
  1. Login menggunakan SSH ke server 
  2. Masuk ke direktori  /website/wp-content/
  3. Rename direktori plugins menjadi plugins-bak
  4. Login ke WordPress menggunakan admin dan semua menu kembali normal.
Setelah semua menu normal, lakukan proses upgrade yang belum selesai, karena ini adalah multisite, penulis mengetikkan alamat http://mywebsite.xxx/wp-admin/upgrade.php dilanjutkan dengan http://mywebsite.xxx/wp-admin/network dan proses upgrade berjalan lancar, atau bisa juga sobat mengkikuti pesan yang ada pada dashboard untuk proses upgrade.

Tetapi sobat sekalian akan melihat pesan error yang menyebutkan bahwa tidak ada plugins yang aktif, sudah tentu ya karena tadi dilakukan rename pada direktori tersebut, nah, untuk memperbaikinya ubah kembali direktori menjadi plugins dan aktifkan plugins satu persatu.

kenapa aktifkan plugin satu persatu ?

Karena penyebab admin wordpress kehilangan menu pada left sidebar dan topbar adalah salah satu plugin aktif yang ada di dalamnya, dalam kasus penulis adalah plugin yuzo related posts. Setelah ketahuan WordPress Multisite kembali berjalan normal.

Oh iya, perlu penulis sampaikan juga bahwa cara diatas dapat pula sobat gunakan untuk memperbaiki upgrade WordPress non Multisite (stand alone WordPress).

Terima kasih dan selamat mencoba.